Cineam.net

Bahaya Makan/Minum Sambil Berdiri Menurut Hadits dan Medis

Bahaya Makan/Minum Sambil Berdiri Menurut Hadits dan Medis - (Dr. Abdurrazzaq Al Kailani) menerangkan bahwa makan dan minum dengan posisi duduk akan membuat pelakunya akan menjadi sehat. Sebab dengan posisi tersebut akan mengalir di dinding usus secara perlahan-lahan dan sangat lembut. Minum dengan posisi berdiri akan mengakibatkan jatuhnya cairan begitu keras ke dasar usus. Jika terlalu sering dilakukan akan mengakibatkan melar dan jatuhnya usus. Begitu juga posisi makan dengan berjalan maupun dengan berdiri "Standing Party" sangat tidak menyehatkan.

Bahaya Makan/Minum Sambil Berdiri Menurut Hadits dan Medis

(Dr. Al-rawi) menerangkan, bahwa ketika hendak melakukan aktivitas makan maupun minum yang dilakukan dengan posisi berdiri, bisa berpengaruh pada refleksi saraf yang dilakukan oleh reaksi saraf kelana "saraf otak ke 10" dengan banyak tersebar dilapisan endotel yang mengelilingi usus. Refleksi tersebut jika secara keras dan tiba-tiba, akan berakibat fatal. Dengan tidak berfungsinya saraf (Vagal Inhibition), dan menyerang jantung. Kemudian mengakibatkan pingsan atau kematian secara tiba-tiba.

Dalam sebuah Hadits Dari Anas dan Qatadah, Rasulullah ﷺ bersabda: Sesungguhnya beliau melarang seseorang minum sambil berdiri, Qotadah berkata: ”Bagaimana dengan makan?” beliau menjawab: "Itu lebih buruk lagi", (HR.Muslim dan Turmidzi).

Jika minum dengan posisi berdiri, maka air yang diminum tidak akan melewati proses penyaringan dan akan menuju kandung kemih. Kemudian mengendap pada saluran ureter dan mengalami penumpukan limbah-limbah.

Penjelasan medis mengungkapkan bahwa ini merupakan penyebab dari penyakit kristal ginjal. Merupakan penyakit ginjal yang sangat berbahaya, efeknya akan mengakibatkan susah kencing. Kebiasaan makan dan minum dengan posisi berdiri, akan mengancam dinding usus dan lambung akan mengalami luka. Penelitian para dokter menyimpulkan, sekitar 95 persen maka lambung akan menjadi luka. Diakibatkan oleh benturan saat makan atau minum yang masuk karena posisi dengan berdiri.

Nabi Muhammad pernah minum dengan posisi berdiri, dan hanya sekali, disebabkan ada yang menghalangi-Nya ketika hendak duduk. Seperti di kerumunan orang ramai pada tempat-tempat suci, dan bukan kebiasaan. Perlu diingat, beliau hanya sekali melakukan hal tersebut dikarenakan sangat darurat. Tidak hanya itu, bahwa duduk dengan cara bersandar kepada sesuatupun telah dilarang beliau, sebagaimana Rasulullah ﷺ bersabda : “Sesungguhnya Aku tidak makan secara bertelekan (bersandar)”. (HR Bukhari).