Cineam.net

Ikan Pari Manta Spesies Langka di Raja Ampat

Ikan pari manta, spesies langka yang begitu mempesona menghiasi tempat berbagai aneka ragam bawah laut Raja Ampat, Papua barat. Tidak hanya spesies langka ikan pari manta, ribuan hewan laut lainnya pun turut menghiasi keanekaragaman bawah laut Raja Ampat. Pari manta termasuk penjelajah bawah laut dengan jangkauan ratusan kilometer. Munculnya hanya pada waktu tertentu saja, memang agak sulit untuk ditemui.

Kemunculan ikan pari manta di Raja Ampat biasanya hanya muncul setiap bulan, terkadang ada musim tertentu wisatawan bisa melihatnya. Tepatnya di Manta Sandy. Tempat ini merupakan spot andalan traveler bagi yang ingin melihat ikan berekor panjang. Pari manta juga suka membersihkan bagian-bagian tubuhnya, mungkin ini merupakan tempat terbaik bagi wisatawan yang ingin melihatnya.

Ikan Pari Manta Spesies Langka di Raja Ampat

Tempat Ikan Pari Manta

Tempat berkumpul ikan pari manta dan spesies lainnya disebut dengan istilah cleaning station. Mungkin kalau di dunia kita istilah cleaning station ini bisa juga disebut rest area, kurang lebihnya seperti itu. Di tempat ini, jenis ikan ini biasa singgah setelah penjelajahan jauhnya, tempat makan sekaligus tempat membersihkan badan/mandi. Cara mandi spesies ikan ini berbeda dengan manusia. Mereka berdiam diri supaya ikan-ikan kecil mendatanginya untuk membersihkan tubuhnya selama kurang lebih 10-30 menit.

Nikka, Staf konservasi Internasional menjelaskan bahwa pos Manta Sandy memiliki pola arus yang unik. Dengan pola yang dimilikinya itu menjadikan tempat berkumpulnya jenis plankton. Dengan begitu pari manta bisa membaca pola arus yang unik tersebut. Disaat tertentu ikan jenis ini muncul ke permukaan dengan mulut yang terbuka lebar, melahap plankton. Terkadang menghilang ke dasar laut.

Tempat menarik inilah yang menjadikan para wisatawan penasaran dan melakukan diving bawah laut untuk melihat berkumpulnya ikan tersebut. Tapi sayang titik penyelaman ini menjadi titik penyelaman terpadat di Raja Ampat. Banyak laporan masyarakat terkait pelanggaran dititik penyelaman tersebut. Pelanggaran ini dilakukan oleh sebagian penyelam yang hendak melakukan eksplorasi bawah laut.

Harun, salah satu kader Pos Manta Sandy menjelaskan. Bahwa pelanggaran yang sering terjadi yakni terlalu dekatnya para penyelam dengan pari manta. Para penyelam juga sering menginjak karang yang menjadikannya rusak. Sejak juni 2017 pos Manta Sandy mulai diresmikan sekaligus pengelolaannya pun dilakukan oleh Kelompok kerja (Pokja) Manta. Kelompok ini terdiri dari sukarelawan berbagai kalangan masyarakat sekitar yang peduli dengan konservasi ikan pari manta, NGO dan Pemda.

Nikka juga menjelaskan bahwa kelompok/kader manta ini bertugas menerapkan Prosedur Operasional Standar. Memberikan informasi Code of Conduct yang sudah disepakati bersama. Peraturan barupun disepakati setelah peresmian pos Manta Sandy pada acara Festival Bahari Raja Ampat 2017. Maka diputuskan bahwa peraturan untuk para diving mulai diperketat. Hal ini dimaksudkan demi melindungi spesies langka ikan pari manta tersebut.