Cineam.net

Mekanisme Pertahanan Bipes Biporus

Mekanisme Pertahanan Bipes Biporus

Mekanisme Pertahanan Bipes Biporus - Hampir semua orang menganggap hewan ini berjenis kadal, ular atau cacing. Tetapi tahukah anda bahwa hewan dalam foto di atas merupakan salah satu spesies reptil yang dikenal sebagai Bipes. Pada awalnya sekitar bulan juni 2017, Sara Ruane seorang profesor biologi evolusi dan herpetologi di Universitas Rutgers-Newark traveling ke daerah Baja California. Profesor tersebut berhasil mendapati Bipes di dalam perangkap. Pertanyaannya adalah, bagaimana mekanisme pertahanan spesies reptil Bipes ini ?

Sebagaimana dikutip dari Live Science, bahwa Ruane melakukan pencarian di dalam perangkap untuk menariknya keluar. Dirinya berteriak dengan berlari kembali ke tenda. Maksud berteriak Ini bukanlah rasa ketakutan yang berlebih, melainkan rasa bahagia campur terkejut setelah berhasil mendapati Bipes yang masih hidup.

Meskipun spesies jenis ini terbilang cukup banyak di Baja California, tetapi Bipes jarang keluar dari tanah. Ketika mendapatkan hewan ini, Ruane merasa tidak percaya saat dirinya benar-benar telah menangkap seekor Bipes. Jenis hewan ini tergolong aneh dan unik, dilihat dari kepala dan kaki depannya, ia mirip seperti jenis kadal. Kalau diteliti lebih dekat, tubuhnya yang panjang, tanpa kaki belakang, terlihat seperti jenis ular atau cacing. Ternyata jenis hewan ini termasuk ke dalam reptil Amphisbaenia bergenus Bipes, yakni hanya mempunyai 2 kaki dibagian depan.

Bipes Biporus

Mekanisme pertahanan spesies reptil Bipes Biporus untuk menghindari berbagai ancaman dari luar dengan tidak berkeliaran jauh dari lubang tempatnya tinggal. Bila ada bahaya yang mengancam, Bipes Biporus akan memutuskan ekornya dan menyumbat lubang tempat tinggalnya sebagai pertahanannya. Kalau sudah demikian maka hewan tersebut tidak bisa lagi meregenerasikan ekornya, cara ini hanya digunakan sekali dalam hidupnya.

Karena terlihat aneh dan menakutkan, biasanya Bipes sering menginspirasi legenda urban. Salah satu contoh cerita dalam buku(Amphibians and Reptiles of Baja California, Including Its Pacific Islands and the Islands in the Sea of Cortés) karangan L. Lee Grismer. Dalam legenda dikisahkan sesosok hewan ini bisa keluar dari toilet dan masuk ke tubuh orang yang duduk di atasnya. Benarkah demikian?

Menyikapi legenda tersebut Ruane mengatakan bahwa cerita ini hanyalah fiktif yang tidak memiliki sebutir pun kebenaran. Dalam kehidupan nyata, Bipes paling banyak menghabiskan waktu di dalam tanah, sebagaimana dalam makalah tahun 1982 dengan judul (The Occasional Papers of the California Academy of Sciences). Dalam jurnal tersebut para peneliti menganggap bahwa hal ini karena ukuran Bipes mempunyai ukuran kecil (± 24 cm) akan mudah ditelan pemangsa lainnya seperti ular.