Cineam.net

Parfum, Anjuran Memakainya Juga Kenali Jenis-jenisnya

Parfum, anjuran memakainya juga kenali jenis-jenisnya, jangan sampai menjuruskan umat Islam kepada mengonsumsi barang haram.  Sementara saat ini, teknologi berkembang terus. Konsumen bisa memilih aroma yang sesuai dengan seleranya. Bahkan, kampanye produk parfum kadang menyisipkan jenis kepribadian dengan aroma tertentu.

Parfum, Anjuran Memakainya Juga Kenali Jenis-jenisnya

Islam adalah agama sempurna, karena bukan hanya mengatur hubungan sosial politik tapi juga akhlak dan perilaku sehari-hari. Bersih dan harum adalah ciri khas umat Islam. Cara ini diajarkan Nabi Muhammad ﷺ dengan tubuhnya yang senantiasa harum. Untuk melakukan shalat Jumat misalnya, umat dianjurkan mandi atau membersihkan badan, baru kemudian melangkah menuju masjid. Pada pelaksanaan ibadah haji, memakai parfum bagi laki-laki adalah sunnah yang dilakukan sebelum ihram.

Bila tak begitu penting, maka memakai parfum tak disebut secara eksplisit. Sedangkan dalam shalat dan ihram haji, memakai wewangian jelas disunnahkan. Islam menghendaki umatnya untuk selalu bersih, rapi dan harum. Dengan memakai wewangian, juga memudahkan pergaulan. Bayangkan kita berada di dekat orang yang bermasalah dengan bau badan.

Jenis-jenis Parfum 

Jenis-jenis parfum pun bisa dibedakan, umumnya berkisar pada kadar konsentrasi larutan menjadi eu de toilette atau eu de parfum atau eu de cologne. Yang ini biasanya berbentuk spray atau harus disemprotkan. Makin pekat, makin kental konsentratnya dan daya tahannya pun makin lama. Dari segi harga, parfum dengan konsentrat lebih tinggi bernilai lebih mahal.

Selain itu ada juga jenis parfum yang oily. Sebagaimana namanya, maka jenis ini bersifat lebih berminyak. Cara memakainya pun cukup dioleskan pada bagian tubuh tertentu, harumnya segera menebar. Seperti halnya teknologi makanan, pembuatan parfum pun memiliki titik rawan. Menurut mantan Direktur LPPOM MUI Aisjah Girindra mengatakan ada dua kemungkinan bahan dasar pembuatannya yakni binatang atau bunga. Bila dari bunga saja, tentu sangat aman dipakai, katanya. Sedangkan bila berasal dari binatang harus diteliti lagi apakah binatang itu halal atau haram.

Itu baru dari bahan dasar. Teknologi mengubah kandungan bahan dalam parfum. Untuk mengeluarkan aroma bunga dibutuhkan bahan khusus. Bisanya bahan tersebut berupa alkohol atau lemak. Begitu juga untuk melarutkannya menjadi cairan. Untuk jenis spray menggunakan lebih banyak alkohol sebagai bahan ekstraksi. Tanpa alkohol dan gas, jenis spray tak bisa disemprot. Sementara untuk jenis oily menggunakan bahan berupa minyak atau lemak.

Kata Aisjah Girindra, dalam hal penggunaan parfum, alkohol berfungsi hanya sebagai ekstraksi. Setelah disemprot, alkohol akan menguap. Karena itu parfum dengan alkohol boleh dipakai. Masalahnya, kata Aisjah, apakah aroma yang digunakan itu hanya diekstraksi dengan alkohol saja atau ada bahan campuran lain.

Alkohol Dalam Parfum

Penggunaan alkohol dalam parfum berbeda dengan makanan. Pada teknologi makanan, alkohol yang terdapat dalam makanan adalah hasil fermentasi. Ini yang tak dibolehkan (haram). Pada kenyataannya ada beberapa buah yang mengandung alkohol seperti jeruk dan durian. Karena sifatnya alami, buah itu boleh dikonsumsi.

Untuk jenis oily, kata Aisjah, perlu dilacak jenis lemaknya. ''Bila dari binatang perlu dicermati,'' katanya. Lemak itulah yang perlu dicermati, dari mana asal lemak itu. Bila lemak atau minyak itu berasal dari tumbuhan atau organik, maka jenis ini masih aman digunakan. Tapi bila dari bahan anorganik perlu dicermati.

Begitu juga bila minyak untuk melarutkan aroma bunga itu berasal dari binatang. Harus diperhatikan lagi apakah binatang itu halal atau haram. Dalam industri kosmetika, lemak yang biasa digunakan umumnya berasal dari babi atau turunannya. Karena itu untuk jenis oily memiliki titik rawan yang lebih banyak dibanding dengan jenis spray.

Catatan

Perlu dicatat, penggunaan alkohol dalam parfum sebagian ulama memiliki perbedaan pendapat masing-masing. Agar kita tidak terjebak, alangkah baiknya untuk mempelajari lebih dalam tentang masalah ini kepada para ulama Ahlisunnah Waljama'ah. Lebaran sudah dekat. Harum, sudah pasti. Tapi jangan karena mengikuti sunnah Nabi ﷺ lantas kita terjebak pada barang yang subhat. Cermati dulu sebelum membeli parfum agar tidak mubazir.